Bertindak Nyata untuk Perubahan: Mahasiswa Terlibat dalam Ruang Pemberdayaan PC IMM Kota Surabaya

 


Momen Ruang Pemberdayaan Masyarakat 2023 pada Kamis (16/2/2023) sampai Minggu (19/2/2023) merupakan suatu wadah yang dibuat oleh PC IMM Kota Surabaya guna memberikan kesadaran serta pembelajaran terhadap Kader Mahasiswa bahwa suatu pemberdayaan masyarakat itu akan lebih sukses ketika kita melakukannya dengan bersama sama.

Bertempat di Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, PC IMM Kota Surabaya Adakan Ruang Pemberdayaan Masyarakat Khususnya bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat PC untuk Meningkatkan Gerakan Filantropi Masyarakat Perkotaan.

Kesenjangan sosial yang ada saat ini di Indonesia, terutama di Surabaya, berdampak signifikan pada berbagai aspek seperti lapangan kerja, sumber daya manusia, pendidikan, sosial ekonomi masyarakat. Karena itu, diperlukan kerjasama dan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil, untuk mengatasi masalah ini dengan lebih cepat.

Pun juga pada penutupan program Ruang Pemberdayaan Nasional 2023 oleh PC IMM Kota Surabaya secara sah memberikan gelar Pelopor Pemberdayaan. Berikut Pelopor Pemberdayaan PK IMM Yustisia diantaranya Virliana Wahyuningsih sebagai Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat PK IMM Yustisia Periode 2022/2023, kemudian Riki Ramadhan sebagai Sekretaris Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat Periode 2022/2023.

Saya selaku Sekretaris Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat dengan Ketua Bidang saya mengikuti Ruang Pemberdayaan ini selama empat hari tiga malam yang sangat berkesan, dimana kami diberikan materi yang sangat bermanfaat. Hasil pembelajaran dari pertemuan tersebut dapat dijelaskan dengan menggunakan pendekatan teologi al maun, kami mempelajari betapa pentingnya membantu sesama dan membangun komunitas berdaya dan terstruktur. Serta masih banyak lagi

Dalam materi yang disampaikan oleh pemateri pemateri yang sangat luar biasa antara lain salah satunya Muhammad Sahrul S.Sos.,M.Si tentang model-model pemberdayaan masyarakat di perkotaan, terdapat dua model yaitu model parsial dan model sistematis berkelanjutan. Model parsial bersifat sementara dan dilakukan dalam jangka pendek, sedangkan model sistematis berkelanjutan dilakukan dalam jangka panjang dan bersifat berkelanjutan, seperti pemberdayaan pada mantan narapidana dalam bidang pertukangan dasar.

Selain itu, pemateri juga menekankan pentingnya strategi gerakan sosial yang mengajak teman teman mahasiswa menjadi khalifah serta melakukan advokasi sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat di perkotaan. Dan juga analisis sosial dijelaskan sebagai suatu hal yang krusial untuk dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya. Yang dimaksudkan untuk memperluas dukungan masyarakat, mengembangkan program yang tepat sasaran, dan relevan.

Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan dalam acara Ruang Pemberdayaan Masyarakat yang diadakan oleh PC IMM Kota Surabaya. Saya merasa lebih memahami tentang pentingnya pemberdayaan masyarakat dan juga telah memperluas jaringan pertemanan dengan banyak orang. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan peran dan kontribusi kita sebagai warga masyarakat. Terima kasih dan semoga sukses selalu! Sampai jumpa di kesempatan berikutnya.

 

YUSTISIA LAWAN!

 

Penulis : Riki Ramadhan

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAD PK IMM YUSTISIA UMSURABAYA : Mencetak Kader Progresif